Pencabutan Gigi

Pencabutan Gigi

Gigi memiliki beberapa bagian, antara lain email sebagai bagian terluar, dibawahnya ada dentin, dan bagian paling dalam adalah pulpa. Jika lapisan email yang rusak, maka masih bisa dilakukan penambalan, begitupun bila dentin yang rusak masih bisa di rawat, tetapi jika bagian yang rusak adalah pulpa, maka harus dilakukan perawatan syaraf /perawatan saluran akar.

Struktur anatomi gigi

Struktur anatomi gigi

Seorang dokter gigi haruslah mengusahakan agar setiap pencabutan gigi yang dilakukannya merupakan suatu tindakan yang ideal. Untuk mencapai tujuan tersebut dan menghindari komplikasi yang mungkin timbul pada pencabutan gigi haruslah mengetahui indikasi dan kontraindikasi dari pencabutan gigi.

Mencabut gigi bukanlah hal yang mudah dan dapat kita lakukan sembarangan. Banyak pertimbangan dan alasan yang harus diperhitungkan sebelum seorang dokter gigi memutuskan untuk mencabut gigi pasiennya. Oleh karena itu pulalah maka pencabutan gigi hanya dilakukan sebagai pilihan terakhir pada suatu kasus. Jadi kapankah sebenarnya kita perlu mencabut gigi?

Berikut adalah beberapa pertimbangan seorang dokter gigi sebelum melakukan tindakan pencabutan gigi :

Klinik Gigi Bright Dental Yogyakarta | Praktek Dokter gigi Bright Dental Jogja | Bright Dental Care

Pencabutan Gigi

 

 a.  Gigi sulung anak-anak yang terlambat tanggal.

Gigi sulung umumnya akan tanggal sendiri dan nantinya digantikan oleh gigi permanen, namun sering juga ditemukan gigi sulung yang tidak tanggal juga padahal seharusnya gigi tersebut sudah terlepas sejak lama, bahkan ada juga gigi sulung yang tidak tanggal padahal si anak sudah berusia dewasa. Gigi sulung yang terlambat tanggal seperti itu sangat perlu dicabut secara manual karena gigi sulung yang tidak tanggal pada waktunya dapat mengganggu pertumbuhan gigi permanen dibawahnya bahkan membuat gigi permanen tumbuh keluar dari jalurnya hingga membuat gigi menjadi tidak beraturan / berantakan.

b. Gigi berlubang yang terlampau parah.

            Pada orang dewasa, alasan lain untuk mencabut gigi adalah apabila terdapat lubang gigi yang sudah terlampau parah dan tidak mungkin untuk dipertahankan lagi. Gigi berlubang yang besar apabila tetap dipertahankan didalam mulut anda dapat berbahaya bagi anda sendiri. Gigi berlubang disebabkan oleh bakteri yang berkoloni dan berkembang di dalam gigi, mempertahankan gigi dengan lubang besar sama dengan mempertahankan banyak bakteri jahat di dalam mulut anda. Bakteri dalam lubang gigi dapat masuk ke ruang gigi yang penuh dengan pembuluh darah dan saraf, selain menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, bakteri juga dapat masuk kedalam pembuluh darah dan mengalir ke seluruh tubuh. bakteri juga dapat bertahan dan berkembang biak di dalam tulang rahang  dan menyebabkan gangguan lain, bahkan memicu tumor dan kista.

c. Sisa akar akibat gigi patah atau keropos

Sama seperti gigi berlubang besar, sisa akar yang bertahan dalam mulut juga tidak baik bagi rahang maupun gusi bahkan bagi kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. Bahkan sebenarnya salah satu penyebab sisa akar dan sering kali dianggap gigi “lapuk / keropos” oleh kebanyakan orang sebenarnya juga diakibatkan oleh lubang gigi parah yang akhirnya membuat mahkota gigi habis membuat kesan gigi lapuk yang mudah hancur. Bakteri baik pada sisa akar akibat gigi berlubang maupun dari akibat lainnya dapat membahayakan kesehatan  kita.

Setelah mengetahui alasan dan saat yang tepat untuk mencabut gigi, pasien juga harus mengingatkan dokter mengenai penyakit yang pernah dan sedang kita alami sebelum mencabut gigi. Darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, kencing manis (diabetes), epilepsi, hemofilia (kelainan darah), penyakit menular (hepatitis, HIV/AIDS, dll) sehingga dokter gigi dapat melakukan tindakan pencegahan maupun melakukan tindakan yang lebih hati-hati sesusai penyakit yang anda miliki.

Pada wanita, kondisi saat sedang hamil juga perlu dikonsultasikan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencabut gigi. Pada orang dengan karang gigi yang terlampau banyak sangat disarankan untuk melakukan scaling (pembersihan karang gigi) terlebih dahulu. Hal-hal kecil yang kadang terlihat tidak penting sekalipun dapat menjadi sumber dari kegagalan maupun efek samping dari pencabutan gigi, sangatlah diperlukan kejujuran dari pasien untuk berterus terang mengenai kondisi dirinya sendiri kepada pasien sebelum melakukan perawatan di dokter gigi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.

Source :  http://bit.ly/UUR6is

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *