Penambalan Gigi

PENAMBALAN GIGI / DENTAL RESTORATION

Penambalan gigi,tambal gigi berlubang,tambal gigi di jogja,penambalan gigi jogja,dokter gigi jogja,klinik dokter gigi yogyakarta

Penambalan Gigi

Banyak yang menganggap bahwa penambalan gigi dilakukan hanya untuk gigi berlubang, padahal penambalan gigi sebenarnya dilakukan untuk mengisi ruang yang kosong di dalam struktur gigi. Jadi penambalan gigi juga bias dilakukan pada gigi yang bercelah terlalu lebar, sehingga terkesan “bergigi jarang” atau kasus kasus tertentu yang membuat gigi tampak tidak utuh  seperti gigi patah.

Saat ini, teknologi telah menemukan bahan penambalan gigi yang lebih canggih, yakni komposit. Dengan penambalan komposit, hasil yang diperoleh akan lebih baik. Komposit akan menghasilkan warna yang lebih sesuai dengan warna gigi yang asli.

Adapun bahan tambalan Amalgam, saat ini jarang di pergunakan karena mengandung bahan merkuri yang membahayakan bagi kesehatan tubuh dan mempunyai warna yang dipandang kurang estetis. Tambalan komposit adalah bahan tambalan yang berbahan dasar resin dan pengerasannya dibantu dengan alat sinar halogen atau LED (Light Emitting Diode)

Gigi yang berlubang sebaiknya segera ditambal, agar fungsi kunyah dan estetiknya tetap terjaga. Jika lubang/karies dibiarkan maka lubang akan semakin besar dan bisa masuk kedalam syaraf gigi.

Gigi Berlubang membuat seseorang kurang merasa nyaman dalam melakukan aktivitas, tidak hanya aktivitas makan saja yang terganggu tetapi juga aktivitas sosial menjadi terganggu karena gigi berlubang merupakan salah satu penyebab bau mulut ( halitosis ). Solusi terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melakukan penambalan gigi.

Jika Kondisi gigi berlubang seseorang masih dalam tahap yang ringan dalam artian belum mencapai pulpa ( melibatkan syaraf gigi ) maka penambalan gigi dapat langsung di lakukan secara permanen. Namun, jika sudah mencapai pulpa maka perlu dilakukan perawatan terlebih dahulu sebelum dilakukan Penambalan Permanen.

Perawatan sebelum Penambalan gigi secara permanen ini di sebut juga dengan Perawatan Saluran Akar (PSA), biasanya dilakukan dalam 3 kali kunjungan. Kunjungan pertama untuk mematikan jaringan syaraf-syaraf pada saluran akar gigi, kunjungan kedua sterilisasi setelah jaringan syaraf akar gigi diberi obat pemati syaraf baru kemudian pada kunjungan ke tiga penambalan permanen sudah bisa di laksanakan, dengan catatan kondisi saluran akar gigi sudah benar-benar bersih dari jaringan yang terinfeksi.

            Bila kerusakan sudah terlalu luas dan gigi tidak dapat diperbaiki lagi, maka tindakan terakhir adalah dilakukan pencabutan.

Adapun Bahan yang dipergunakan dalam Proses Penambalan adalah:

 1.      Semen Ionomer Kaca / Glass Ionomer Cement (GIC)

Adalah penambalan permanen sewarna yang pengerasan bahan tambalnya tidak dilakukan dengan penyinaran (Self Curing), kelebihan Mengandung fluor sehingga dapat mencegah terjadinya karies dikemudian hari,kekurangan tambalan rentan pecah dan abrasi permukaan, khususnya di daerah yang menerima tekanan kunyah, selain itu tampilan warna tambalan masih terlihat sedikit berbeda dengan warna gigi yang asli.

2.      Resin Komposit -Tambalan Sinar / Laser (Light Curing)

Penambalan gigi dengan bahan komposite memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bahan penambalan jenis glass ionomer  atau bahan jenis amalgam,keunggulannya yaitu tampilan warna sangat mendekati dengan warna gigi asli sehingga didaptkan estetis yang sangat baik,dan tentu kekuatan dan keawetannya juga baik,serta adaptasi yang baik,dan sesaat setelah penambalan sudah bisa langsung digunakan untuk pengunyahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *